Sunnah Qailullah

Sabtu, 14 Mei 2011

Sunnah Qailullah
(Tidur Siang)

Tidur di pagi hari adalah perkara yang di benci. Sebaliknya, tidur siang adalah amalan sunnah yang di anjurkan, disamping hal itu baik untuk kesehatan. Tidur siang ini juga dilakukan untuk menyelisihi setan yang tidak tidur siang. Disisi lain, tidur siang juga sangat membantu kita agar kita bangun di malam hari mengerjakan shalat malam.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Tidur sianglah, karena setan-setan tidak tidur siang.” (di shahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Ahaadiits Shahihah (1647)

Khawaat bin Jubeir berkata:
“Tidur di awal siang(pagi hari) adalah kejahilan, tidur di tengah hari adalah kemuliaan akhlak dan tidur di akhir siang(sore hari) adalah kedunguan.”(Al-Bukhari dalam Adaabul Mufrad dan sanadnya di shahihkan oleh al-Albani(947))

Para ulama’ menyebutkan bahwa waktu qailuulah ini adalah sebelum dhuhur, kecuali hari jum’at, hendaknya di lakukan sesudah shalat jum’at. Anas bin Malik radhiallahu’anhu menyebutkan bahwa para sahabat biasanya mengerjakan shalat jum’at kemudian melakukan qailuulah.(Al-Bukhari dalam adabul Mufrad dan di shahihkan Al-Albani (945).

Sumber : MuslimTips.com

0 komentar: